Pilot ATR 42 Dimakamkan, Suasana Haru Penuh Penghormatan
thaichili2go — Suasana haru dan khidmat menyelimuti prosesi pemakaman terakhir Kapten Andy Dahananto, pilot pesawat ATR 42-500 yang gugur dalam tugas setelah pesawatnya mengalami kecelakaan di Gunung Bulusaraung, Sulawesi Selatan. Penghormatan terakhir ini berlangsung sejak jenazah diberangkatkan dari rumah duka hingga tiba di liang lahat.
Perjalanan Terakhir ke Tempat Peristirahatan
Jenazah almarhum dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Ranca Sadang, Desa Sodong, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang. Lokasi pemakaman ini dipilih karena letaknya tidak jauh dari kediaman keluarga. Seluruh keluarga besar hadir untuk mengiringi dan memberikan penghormatan terakhir kepada sang pilot.
Penghormatan dari Rekan Tugas
Prosesi pemakaman turut diiringi oleh sejumlah regu dari tim Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP). Kehadiran mereka merupakan bentuk penghormatan atas pengabdian Kapten Andy yang gugur saat melaksanakan tugas. Upacara pemakaman dipimpin langsung oleh Komandan Kapal Pengawas Akarbahar 01, Manuel.
Setelah rangkaian penyerahan jenazah dari pihak keluarga, peti jenazah kemudian dibawa oleh tim regu PSDKP menuju liang lahat. Di sana, penghormatan terakhir secara militer diberikan kepada almarhum.
Duka Keluarga yang Mendalam
Duka yang mendalam terlihat jelas pada wajah keluarga yang ditinggalkan. Istri, kedua anak, serta adik kandung Kapten Andy melantunkan doa di sisi liang lahat. Isak tangis tak terbendung pecah mengiringi peti jenazah yang perlahan diturunkan ke peristirahatan terakhirnya.
Sebagai penutup rangkaian upacara, Komandan Kapal Pengawas Akarbahar 01 melakukan penaburan bunga di atas makam. Ritual penghormatan ini kemudian dilanjutkan oleh seluruh anggota keluarga korban, menandai akhir dari perjalanan seorang pahlawan di udara.


