11 Kabupaten/Kota di Sumatra Masih Butuh Atensi Pascabencana
thaichili2go — Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengungkapkan bahwa hingga saat ini masih terdapat sebelas kabupaten dan kota di tiga provinsi Pulau Sumatra yang memerlukan perhatian khusus dalam tahap pemulihan pascabencana. Wilayah dengan konsentrasi terdampak tertinggi berada di Provinsi Aceh.
Fokus Pemulihan di Wilayah Aceh
Dalam konferensi pers mengenai Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Wilayah Sumatera yang digelar di Kantor Kemendagri, Tito menyebutkan sejumlah daerah yang menjadi prioritas. “Ada beberapa daerah yang memerlukan atensi khusus yaitu Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Utara, kemudian Pidie Jaya, Bireuen, dan Aceh Tengah. Ini menjadi atensi kita yang paling utama,” jelasnya.
Data yang dihimpun menunjukkan bahwa dari total 23 kabupaten/kota di Aceh, sebanyak 18 di antaranya terdampak bencana. Saat ini, sepuluh wilayah di antaranya telah dinyatakan kembali berfungsi normal. Sementara itu, dua wilayah lainnya, yaitu Bener Meriah dan Gayo Luwes, berada dalam kondisi mendekati normal.
Komitmen Pemerintah untuk Pemulihan Menyeluruh
Tito Karnavian menegaskan bahwa meskipun Kabupaten Gayo Luwes telah masuk kategori mendekati normal, pemerintah tetap akan memberikan perhatian dan bantuan yang diperlukan untuk memastikan pemulihan berjalan tuntas. “Meskipun Gayo Luwes juga ingin masuk yang atensi, tidak apa-apa nanti kita akan berikan atensi,” tegas Menteri Tito.
Pernyataan ini menegaskan komitmen pemerintah untuk tidak hanya memulihkan wilayah-wilayah dengan kerusakan parah, tetapi juga mendampingi daerah yang proses pemulihannya telah berjalan hingga mencapai kondisi stabil sepenuhnya.


