Filosofi Prabowo: Bantu Satu Orang Lebih Baik Daripada Susahkan

Filosofi Prabowo: Bantu Satu Orang Lebih Baik Daripada Susahkan

Filosofi Prabowo: Bantu Satu Orang Lebih Baik Daripada Susahkan

Prabowo Subianto menyatakan bahwa dirinya selalu berusaha mendengar dan menyerap informasi yang datang langsung dari lapangan. Salah satu momen yang menyentuhnya adalah ketika menerima keluhan dari anak-anak di Nias melalui media sosial. Mereka memohon pembangunan jembatan untuk memudahkan perjalanan mereka ke sekolah.

Dari Teriakan di Media Sosial ke Tindakan Nyata

“Suatu saat, saya cukup terkejut. Itu mungkin sekitar setahun yang lalu, saya diperlihatkan sebuah video, ‘Pak, ini ada anak-anak di Nias’. Saya ingat betul, nama yang disebut kemudian baru saya ketahui. Dalam video itu, ada teriakan memanggil nama saya,” tutur Prabowo menceritakan awal mula kisah tersebut.

Merespons hal itu, Prabowo langsung mengambil tindakan. Ia memerintahkan pembangunan jembatan di lokasi tersebut agar anak-anak tidak perlu lagi mempertaruhkan nyawa mereka setiap hari untuk menyeberangi sungai. Namun, bantuannya tidak berhenti di situ.

Bantuan Berlanjut: Jembatan dan Masa Depan

Prabowo juga memerintahkan agar Yamisa, gadis yang vokal meminta pembangunan jembatan tersebut, diberikan beasiswa untuk melanjutkan pendidikannya hingga ke perguruan tinggi.

“Namanya Yamisa. Saya tanya, Yamisa ini anaknya berani dan lugu. Yang membuat saya sedih adalah ketika mendengar jawabannya. Saat ditanya, ‘Yamisa kelas berapa?’, dia menjawab kelas 12 atau 3 SMA. Lalu saya tanya, ‘Kamu mau lanjut kuliah ke mana?’. Dia menjawab, ‘Orang tua kami miskin, saya ingin belajar tapi orang tua tidak mampu, Pak’,” ujar Prabowo menirukan percakapan tersebut.

“Saya sudah perintahkan, apapun yang terjadi, berikan beasiswa dan sekolahkan anak itu,” tegasnya.

Filosofi Hidup: Bantu Sesuai Kemampuan

Di balik tindakannya tersebut, Prabowo menuturkan bahwa dirinya memiliki sebuah filosofi hidup yang sederhana namun mendalam tentang menolong sesama. Filosofi ini juga ia ajarkan kepada orang-orang di sekitarnya.

“Kalau tidak bisa membantu banyak orang, bantu beberapa orang. Kalau tidak bisa membantu beberapa orang, bantu satu orang. Kalau satu orang pun Anda tidak bisa bantu, jangan membuat susah orang lain. Itu filosofi saya. Saya ajarkan semua itu. Jika kamu melihat ada orang dalam kesulitan, berhentilah. Tanyakan pada diri sendiri, apa yang bisa kamu bantu,” pungkas Prabowo menjelaskan prinsip hidup yang dipegangnya.