PDIP Jateng Gelar Konferda, Dolfie OFP Pimpin dengan Komposisi Senior-Muda
PDIP Jawa Tengah Gelar Konferda Serentak, Tetapkan Struktur Kepengurusan Baru
Result toto macau 4D — Menjelang akhir tahun, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Jawa Tengah menggelar Konferensi Daerah (Konferda) dan Konferensi Cabang (Konfercab) secara serentak pada Sabtu, 17 Desember 2025. Agenda ini bertujuan untuk menetapkan struktur kepengurusan baru sekaligus mengevaluasi pertanggungjawaban pengurus daerah dan cabang periode sebelumnya di seluruh Jawa Tengah.
Pesan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri untuk Kader
Dalam pembukaan acara, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menyampaikan pesan tegas kepada seluruh kader. Ia mengingatkan pentingnya kepekaan terhadap kondisi di wilayah masing-masing, terutama yang berkaitan dengan ancaman bencana. Megawati juga mengajak kader untuk terus aktif menjaga dan merawat lingkungan, menekankan loyalitas kepada partai, serta konsistensi dalam menjalankan kerja politik untuk kepentingan rakyat.
Konferensi ini dihadiri sejumlah elit partai, termasuk Puan Maharani selaku Ketua DPP Bidang Politik PDIP, serta Jenderal (Purn) Andika Perkasa, mantan Panglima TNI yang pernah diusung sebagai calon Gubernur Jawa Tengah pada Pilkada 2024.
Dolfie OFP Pimpin DPD, Diperkuat Kombinasi Senior dan Muda
Dalam Konferda tersebut, DPP PDIP menetapkan Dolfie OFP sebagai Ketua DPD PDIP Jawa Tengah yang baru. Posisi Sekretaris tetap dipercayakan kepada Sumanto, yang juga menjabat di periode sebelumnya. Sementara, jabatan Bendahara dipercayakan kepada Kaisar Kiasa Kasih Said Putera, anggota DPR RI baru dari Dapil Jawa Tengah VIII yang juga menjabat sebagai Bendahara DPP Banteng Muda Indonesia (BMI).
Figur muda lain yang masuk dalam jajaran pengurus adalah Pinka Haprani, anggota DPR RI dari Fraksi PDIP Dapil Jawa Tengah IV (Sragen, Karanganyar, Wonogiri). Komposisi ini menunjukkan perpaduan representasi wilayah dan keseimbangan antara kader senior dan junior.
Jalan Karier dari Bawah: Cerminan Filosofi Partai
Terpilihnya kembali Sumanto sebagai Sekretaris, yang telah menjadi kader sejak 1996 dan memulai karier dari anggota DPRD Karanganyar, merepresentasikan kader senior. Dolfie OFP sendiri bukan sosok baru, dengan pengalaman sebagai anggota DPR RI periode 2009–2014, Wakil Sekjen DPP, dan kini Wakil Ketua Komisi XI DPR RI.
Kehadiran Pinka Haprani dan Kaisar melengkapi representasi generasi muda. Meski merupakan putri sulung Puan Maharani dan cucu Megawati, Pinka tidak mendapatkan posisi istimewa. Dalam rapat formatur yang dipimpin Dolfie OFP dan Puan Maharani, ia duduk sebagai salah satu wakil ketua.
Kondisi ini mencerminkan keinginan Megawati agar kader muda, termasuk dari keluarga inti, menapaki karier politik dari bawah. Proses ini serupa dengan perjalanan karier Puan Maharani yang membangun fondasi kuat sebelum menjadi figur politik besar seperti sekarang.


